SIMPONI – Muhammad Rasyid Saputro

Nama : Muhammad Rasyid Saputro
TTL : Purworejo, 18 Juni 1994
Rumah : Jalan Argaputra, Dusun Limus, RT 04 RW 05, Desa Kedung Sari Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kode Pos 54116
No. Hp : 082111640460
E-mail : rasyid568@gmail.com
Instagram : rasyid_putra
Motto : “Believe in my dream and make it happen”

Kakak yang satu ini adalah salah satu alumni berprestasi di Universitas Tidar lho. Muhammad Rasyid Saputro atau akrab disapa Kak Rasyid, berhasil menjadi lulusan terbaik dan meraih gelar Cum Laude di bidang Ekonomi Pembangunan. Saat ini ia telah bekerja disalah satu perusahaan di kawasan Bandara Soekarta Hatta tepatnya Bandara International Hotel. Kemarin kami telah bertanya-tanya seputar dunia kerja kepada Kak Rasyid ini yang telah kami kemas secara ringkas berikut ini. Langsung saja ya…

Cara Belajar Ketika Masih Duduk di Bangku Perkuliahan

Belajar dalam dunia kampus itu sangat luas, mungkin kalau teman-teman ingat hal ini sudah sering disampaikan dalam beberapa kesempatan. Belajar tidak hanya di dalam kelas saja, jikalau dipersentasekan belajar di dalam kelas itu hanya 30% selebihnya bisa kita peroleh di luar kelas. Mahasiswa tidak cukup hanya aktif di dalam kelas maupun sebaliknya, melainkan kita harus aktif di keduanya, terlebih di luar kelas apabila bisa maksimal kita bisa memperoleh yang 70 persennya tadi. Hal yang perlu di ingat ketika mahasiswa aktif diluar kelas kita tidak boleh mengabaikan yang di dalam kelas/kuliah kita. Jadi, kuncinya adalah “Manajemen Waktu” dengan menerapkan ini pada waktu tertentu kita bisa memprioritaskan mana yang kiranya perlu ditingkatkan intensitasnya dan mana yang perlu diturunkan sehingga keduanya bisa berjalan seimbang.

Perihal Mempersiapkan Kebutuhan Setelah Lulus Bangku Perkuliahan

Hal-hal yang kita rasa belum kita miliki atau sesuatu yang perlu kita tingkatkan sebaiknya kita persiapkan setelah lulus sembari kita mencari pekerjaan. Contohnya kursus Microsoft Office, yang mana hal ini merupakan kebutuhan dasar dalam bekerja, berikutnya desain grafis serta kemampuan bahasa asing. Hal-hal seperti itulah yang perlu dipelajari sehingga bisa menunjang skill kita dalam proses seleksi pekerjaan maupun di dalam dunia kerja.

Motivasi agar Tidak Minder dengan Lulusan Univ. Bergengsi dalam Persaingan Dunia Kerja

Setiap orang mempunyai rizki masing-masing, almamater sekedar kendaraan bagi para pencari kerja. Kembali lagi pada persaingan dunia kerja. Persaingan yang positif ditentukan oleh potensi yang dimiliki oleh masing-masing jobseeker. Oleh karenanya, semasa kita kuliah perbanyaklah bekal yang bisa menunjang skill kita dalam dunia kerja. Contohnya di dunia kerja yang ia tekuni saat ini dan tidak menutup kemungkinan semua pekerjaan membutuhkan kemampuan dalam kepemimpinan dan berorganisasi. Oleh karenanya, mengikuti organisasi kampus itu sangatlah penting. Bagi saya hal ini sangat saya tekankan. Yang kedua kemampuan berbahasa asing terutama bahasa Inggris walaupun jujur saya juga masih sangat perlu belajar, setidaknya ada sedikit bekal to speak in English. Karena bahasa Inggris ditempat ia bekerja merupakan bahasa formal setiap harinya, serta hal yang sangat penting yaitu rasa percaya diri. Siapapun yang jadi pesaing kita, dari universitas bergengsi manapun harus kita hadapi secara yakin bahwa kita tidak berbeda dari mereka bahkan bisa lebih dari mereka.

Bisa menentukan Pekerjaan itu dan Dapat Informasi dari mana

Menurut kak Rasyid dalam menentukan suatu pekerjaan butuh proses dan pertimbangan yang cukup panjang. Yang pertama passion. kedua kredibilitas perusahaan. ketiga lokasi pekerjaan. keempat nominal of salary. Terakhir ialah keputusan bersama orang-orang terdekat seperti keluarga, guru, maupun dosen atau lainnya yang terpercaya bagi kita. Sedikit mengulas poin keempat mungkin agak sensitif bagi beberapa orang, ada yang bilang Fresh Graduate kok pasang nominal segala?, itu iya bagi kak Rasyid “exactly this is so important for me” tuturnya, ini karena ia mempunyai target yang harus dicapai dari salary yang kita dapat nantinya. Kemudian untuk informasi lowongan pekerjaan bisa kita peroleh melalui sosial media, job fair atau aplikasi lowongan pekerjaan. Tetapi menurut ia, sosial media seperti instagram atau website langsung suatu perusahaan lebih recommended.

Tahapan Tes Seleksi di Tempat Kerjanya

Ditempat ia bekerja ada 5 tahap tes seleksi, pertama seleksi administrasi, kemudian 3 tahap berikutnya yaitu interview. Interview pertama dengan manajer HRD, interview kedua dengan manajer departemen yang akan kita lamar dan interview terakhir dengan General Manajer, dan untuk tahap terakhir yaitu medical check up.

Tips and Trik Lulus dalam Setiap Tes

Pertama dan terakhir tentu berdoa kepada Allah SWT serta mintalah doa kepada kedua orang tua untuk selalu mendoakan yang terbaik. Tidak cukup dengan doa saja, namun kita juga harus mengusahakan sesuatu yang harus diusahakan yaitu CV (Curriculum Vitae). Membuat CV haruslah yang semenarik mungkin, bukan hanya designnya saja namun isinya tentu harus menarik sehingga dapat panggilan untuk lanjut pada tahap seleksi berikutnya. Kemudian untuk seleksi yang sifatnya psikotes misalnya, kita bisa mempelajarinya dari buku/internet, sedangkan untuk seleksi interview yang pertama perlu diperhatikan yaitu grooming, dalam artian kita harus menunjukkan penampilan yang bersih, berikutnya cara jalan, posisi duduk, gerak-gerik dalam menjawab pertanyaan, etika harus dijaga, ketenangan dalam menjawab semua pertanyaan dari interviewer, public speaking sangat menunjang dalam tahap ini oleh karenanya kemampuan ini harus dipersiapkan semasa kuliah. Menjawab pertanyaan secara tertata serta menunjukkan potensi diri yang siap dan mampu bekerja dengan baik.

Cara Membangun Relasi/Pertemanan didalam Kantor ketika sudah Bekerja

Membangun pertemanan ditempat kerja merupakan hal yang sangat penting, karena dengan pertemanan secara internal ini akan memberikan dampak yang besar bagi output suatu perusahaan. Etika dan attitude serta profesionalitas merupakan hal yang harus kita terapkan dalam bekerja.

Motivasi agar Semangat dalam Bekerja Sehari-hari

Menjaga semangat bukanlah hal yang mudah karena setiap orang pasti mengalami up and down dalam kesehariannya, tetapi hal yang perlu diingat dan ditanamkan dalam keseharian kita dalam bekerja ialah bekerja untuk ibadah. Kemudian hal yang terpenting ialah “target”. Seperti yang sudah disampaikan diawal dalam memutuskan memilih pekerjaan salah satunya adalah salary. Dari salary tersebut kita dapat mencapai sesuatu hal yang kita impikan, tetapi ingat target harus diupdate dan juga diupgrade. Selain target diluar dunia kerja target dalam dunia kerja juga harus ada, salah satunya adalah jenjang karir. Oleh karenanya, motivasi dan semangat juga harus menyesuaikan yakni harus selalu diupdate dan diupgrade.

Harapan untuk Calon Alumni FE Kedepannya

Harapannya untuk teman-teman yang akan segera menyandang status alumni FE adalah persiapkan dirimu dengan baik sebelum terlambat. Manfaatkan waktu kalian secara positif. Tetapkan target sedini mungkin, tingkatkan skill yang dapat menunjang dalam dunia kerja, dunia usaha, atau dunia pendidikan. Selanjutnya manfaatkan fasilitas yang ada disekeliling kita dengan seoptimal mungkin untuk mengasah kemampuan yang kita miliki.

Kata-kata Penyemangat (Mutiara) untuk Calon Alumni FE agar Tetap Terus Semangat Kedepannya dalam Mencari Pekerjaan

“Believe in your dream and make it happen” setiap orang pasti mempunyai mimpi, tapi sedikit orang yang mengusahakan mimpinya sehingga akan lebih banyak mimpi itu hanya menggantung atau sekedar menjadi mimpi dan ketika orang tersebut bangun, seketika akan lupa serta lenyap begitu saja. Kita harus optimis dan fokus menggapai target yang sudah ditetapkan, banyak orang yang mempermasalahkan hal-hal yang harusnya tidak perlu dipermasalahkan, contohnya seseorang ingin menjadi orang sukses namun dia mempermasalahkan almamaternya, ini yang masih salah. Target mereka adalah sukses maka fokus kita adalah bagaimana cara kita agar sukses yaitu dengan belajar serta meningkatkan skill dan yang perlu diingat belajar itu bisa dimana saja. Namun kebanyakan dari kita malah fokus ke permasalahannya yaitu lokasi dimana kita belajar dan membuang waktunya hanya untuk mempermasalahkan hal tersebut. Oleh karenanya, kita harus memfokuskan sesuatu secara tepat sehingga target bisa tercapai secara optimal.